Ikan Koi

Ikan Koi. Ikan koi merupakan jenis ikan hias dengan warna indah serta mempunyai bintik atau spot unik juga akan dibanderol dengan harga yang sangat tinggi dan budidaya ikan koi juga semakin berkembang serta menjadi incaran para pengusaha karena akan memberikan keuntungan yang berlimpah.

Memelihara jenis ikan koi bagi sebagaian orang tentunya akan lebih mengasyikkan jika memelihara ikan koi ini di mulai dari anakan. Namun,bagi anda yang ingin budidaya ikan koi khusus nya bagi pemula,mungkin akan sedikit merasa kebingungan ketika akan memilih sejumlah anakan ikan koi yang cukup berkualitas.

JOGLO KOI FARM

Mojoroto gg 8 Barat. Kota Kediri, Jawa Timur

Hubungi: +6285235603340

Kunjungi kami via Instagram untuk Update katalog Ikan Koi Terbaru di @Mjkoifarm

Jenis Ikan koi ini biasanya di taruh di kolam dengan berpasang pasangan di dalam air hangat di musim semi atau juga bisa di musim panas. Periode kawin ini akan berlangsung sekitar dua sampai tiga hari di mana betina meletakkan telur pada berbagai permukaan, sementara laki-laki tak lama setelah pembuahan mereka.

Kali ini kami akan mengulas tentang ciri-ciri ikan koi yang akan bertelur atau pemijahan.

Membawa Jangka

Koi betina mulai membawa telur mereka di musim dingin selama beberapa bulan sampai musim kawin datang sekitar. Mereka membawa beberapa ribu halus, telur tembus dan akan makan lebih bersemangat dari biasanya selama periode membawa telur. Jangan mengharapkan ini dari betina kurang dari tiga tahun, karena koi tidak sepenuhnya matang sampai saat ini. Muda koi bisa berkembang biak, tetapi kualitas keturunannya akan sangat rendah.

Penampilan

Munculnya seorang wanita yang membawa telur harus sangat terlihat. betina akan memiliki penampilan yang membengkak yang akan tampak satu sisi, biasanya sisi kiri. Dia akan terasa lebih besar daripada laki-laki koi. Jika Anda melihat penampilan ini dalam sebuah koi betina dewasa, atau terlambat di musim kawin, mungkin indikasi penyakit atau semacam parasit.

Pemijahan Indukan Ikan Koi

Ketika Anda melihat ikan koi anda sedang “hamil” maka ciri fisik yang terlihat secara jelas pada tubuh ikan koi ini ditandai dengan perut membesar dan dengan telur, membantunya dengan menyediakan daerah untuk bertelur sehingga mereka dapat dengan mudah dikumpulkan untuk inkubasi sesudahnya.

Gunakan tali nilon beberapa potong, setiap beberapa meter panjang, dan aman ini bersama dinding kolam sebagai titik peristirahatan bagi telur-telurnya. Koi akan mengambil pada cepat ini dan lebih memilih area lembut untuk bertelur dibandingkan dengan permukaan kasar, keras.

Tanda-tanda bahwa perkawinan akan segera berlangsung adalah melihat menyenggol laki-laki dan bergesekan dengan betina. Pemijahan yang sebenarnya itu sendiri adalah singkat, berlangsung sekitar setengah jam. Sebuah tanda bahwa perkawinan telah terjadi adalah mengamati berbusa seperti substansi pada permukaan air. betina ini juga akan tampak kelelahan.

Komplikasi

Kadang-kadang koi betina dapat gagal untuk melepaskan telur mereka. Telur dapat menyerap kembali dari waktu ke waktu, tapi ini adalah proses yang lambat. Telur yang belum pernah dirilis dapat menyebabkan infeksi pada ikan seperti septikemia, dan hasilnya bisa mengancam nyawa. Banyak pemilik akan memiliki profesional secara manual menghapus telur sebelum berkembang biak sebagai alternatif pemuliaan aman karena proses pemuliaan, yang dapat menimbulkan bahaya bagi ikan.

Proses pemuliaan bisa sangat kasar pada koi betina, laki-laki mungkin melukai betina karena beberapa dari mereka mungkin pergi setelah betina yang sama. Cedera bisa terjadi sewaktu ikan bekerja di mengusir telur atau selama periode pemijahan umum. Luka dan hilang skala yang umum setelah proses pemuliaan.

 Hal ini penting untuk menjaga pengawasan yang ketat selama periode pemijahan karena laki-laki juga bisa menjadi terlalu agresif, dan ikan mungkin perlu dipisahkan.

setelah melakukan tahap pemijahan,maka berlanjut dengan tahap selanjutnya,yakni tentag

Memilih indukan untuk budidaya ikan koi

Memilih indukan merupakan peranan yang sangat amat penting dalam hal budidaya ikan koi. Pemilihan Indukan ini harus sesuai dengan kriteria dan juga kualitas yang bagus baik secara genetis maupun fisik,yang mana nantinya akan menghasilkan keturunan yang bagus pula,dan hal itulah yang menjadi sebuah patokan bagi para pebisnis ternak hewan. Memilih Indukan ikan koi yang berkualitas ini biasanya dimiliki oleh penangkar atau para penghobi ikan koi.

Penghobi ikan koi biasanya banyak mengoleksi ikan koi yang berkualitas dan bervarian jenis nya, baik untuk dipelihara sendiri maupun untuk tampil di ajang kontes. Namun para penghobi koi ini rata-rata tidak memiliki keterampilan atau waktu untuk mengawinkan ikannya.

Padahal, untuk menjaga agar ikan koi ini tetap dalam kondisi sehat dan bugar,maka salah satu cara yang harus dilakukan adalah dikawinkan jika telah tiba waktunya,kebanyakan para pembudidaya ini bisa saling kerja sama dengan pemilik ikan koi. Dimana dengan adanya cara seperti ini,maka pemilik diuntungkan karena ikannya bisa dikawinkan dan untung bagi pembudidaya adalah pembudidaya bisa mendapatkan keturunan yang berkualitas. Sebagai imbalannya, biasanya si pemilik ikan koi ini akan dipersilakan memilih satu atau dua ekor ikan hasil perkawinan tersebut.

Selain keturunan atau sifat genetis, calon indukan ikan koi ini minimal harus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Umur ikan koi minimal sudah cukup matang, atau lebih dari 3 tahun
  • Memiliki jenis yang sama atau juga bisa mendekati, misalnya jenis kohaku dengan kohaku
  • Perhatikan Bentuk tubuh,pilih indukan dengan tubuh ideal, dari atas tampak seperti torpedo
  • Mempunyai Gaya berenang yang tenang dan seimbang
  • Mempunyai Warna yang cemerlang dengan kontras tinggi
  • Pastikan juga bahwa ikan koi dalam keadaan sehat,dan mempunyai gerakan yang gesit tidak banyak diam di dasar kolam.

Pemeliharaan Dan Perawatan indukan ikan koi

Sebaiknya calon indukan ikan koi ini dipelihara dalam wadah atau kolam khusus. Dengan kedalaman kolam setidaknya berkisar 150 cm, atau juga bisa lebih dalam lebih baik. Dalam hal kepadatan pada kolam juga harus sering diperhatikan, kolam ikan koi yang bagus adalah dengan ukuran 4×5 meter  dan maksimal diisi dengan  20 ekor indukan betina atau juga bisa dengan 40 ekor indukan jantan. Hal ini dilakukan karena indukan betina biasanya cenderung lebih besar daripada indukan jantan.

Indukan ikan koi betina dan jantan dipelihara di kolam yang berbeda, hal ini berguna agar saat dipijahkan indukan ini  tidak perlu mengalami  masa pemberokan lagi. Secara,garis besar pemeliharaan ikan koi di dalam kolam indukan sama saja dengan pemeliharaan ikan koi  yang ada di dalam kolam pembesaran.

Untuk pakan yang diberikan berupa pelet,yang mempunyai ukuran sekitar 8 mm, dengan asumsi pada ikan koi ini mempunyai usia lebih dari 2 tahun dan sudah berukuran minimal 90 cm. Untuk pemberian pakan berkisar  4-8% dari bobot tubuh ikan koi itu sendiri dalam satu hari. Frekuensi pemberian pakan lebih optimal dengan jangka waktu 2-4 kali.

Add a Comment

Your email address will not be published.