Ciri-Ciri Penyakit Kutu Bulat Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Ciri-Ciri Penyakit Kutu Bulat Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya.

Penyakit kutu bulat merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh adanya kutu parasit atau dalam bahasa latin disebut Argulus Japonicus yang mana kutu bulat ini merupakan jenis penyakit yang masuk kedalam kelas Arguloida (Branchiura). Kutu bulat ini berbentuk bulat dengan ukuran antara 3 – 9 mm dan dapat dilihat jelas dengan mata telanjang. 

Kutu bulat ini menyerang ikan koi yang dengan sengaja Memasukan ikan baru tanpa melalui proses karantina terlebih dahulu atau bisa juga ikan koi yang baru dimasukan tanpa disertai treatment terlebih dahulu,atau juga bisa karena air yang ada di kolam tidak dicampur dengan obat kutu,dan karean itulah terkadang menjadi sumber wabah banyaknya kutu bulat  di dalam kolam. 

Ciri-Ciri Penyakit Kutu Bulat Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Parasit Argulus ini akan menempel pada bagian inang ikan koi,dan akan menghisap cairan di dalam darah ikan koi,setelah masuk pada bagian inang ikan koi maka kutu bulat ini akan  memasukan racun yang dapat mengakibatkan iritasi yang terjadi pada tubuh ikan koi,dan dengan ini dapat mengundang infeksi bakteri susulan lainnya.

Pada umumnya parasit kutu bulat ini akan menempel pada badan ikan koi,khususnya di bagian sekitar sirip dan juga menyerang bagian badan sebelah bawah.  Untuk ikan koi yang sudah tumbuh besar,terkadang banyak dijumpai kutu bulat ini akan menempel di dinding sebelah rongga mulut. Ciri-Ciri Penyakit Kutu Bulat Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Perlu diketahui juga bahwa semua obat kutu yang difungsikan untuk mengatasi penyakit kutu bulat ini,mengandung senyawa yang tergolong insectisida yang bila diberikan secara berlebihan bisa mengakibatkan overdosis dan menimbulkan gangguan pada syaraf motorik  pada organ penting ikan koi, yang mana ganggaun semacam ini akan bersifat sementara atau bisa saja permanen tergantung tingkat keracunannya.

Secara teori sudah dijelaskan bahwa masuknya ikan baru tanpa proses karantina akan menyebabkan ikan koi jatuh sakit akibat kutu bulat atau bisa juga melalui  telur kutu bulat.

Kualitas air yang memburuk dan tidak adanya pengobatan air kolam secara signifikan. Penggunaan peralatan lain yang sembarangan seperti jaring atau peralatan ikan lainnya yang sudah terdapat kutu bulat di dalamnya. Dan juga bisa saja terjadi akibat tidak tuntasnya pengobatan kutu bulat sebelumnya

GEJALA KLINIS SERANGAN KUTU BULAT PADA IKAN KOI

  • Ikan koi akan sering berenang secara liar,dan cenderung menyukai menggosokan badannya ke dinding dan dasar kolam (flashing) atau terkadang juga sering melompat ke permukaan kolam.
  • terdapat beberapa munculnya luka lalu terinfeksi kutu bulat,dan hal itu juga akan terlihat jelas adanya bekas tempat gigitan dengan lapisan lendir secara berlebih.
  • Ikan koi yang terkena kutu  bulat akan cenderung berdiam di sudut atau pancuran pada kolam.
  • Di beberapa kasus ikan koi ini akan kehilangan nafsu makan dan akan terlihat begitu lemas.
  • Jika ikan koi berenang dengan salah satu sirip samping dilipat, dan ketika dipantau pada bagian sirip,maka akan jelas terdapat terdapat bintik bintik merah maka sudah dapat dipastikan bahwa kutu  bulat (agulus) sedang menempel pada sirip ikan koi 
  • Jika sudah dalam level yang parah biasanya ikan koi akan berdiam diri di dasar kolam dan tidak mau makan,ikan koi juga akan lemas
  • Untuk ciri-ciri lain terdapat semacam bisul dengan adanya bintik yang menghitam dan juga terdapat serabut keluar dari bintik tersebut, ini yang disebut dengan kutu jarum

PENCEGAHAN KUTU BULAT TAHAP PERTAMA

  • Jangan sekali-kali memasukan ikan baru tanpa didahului dengan proses karantina,atau bisa juga dengan anda memberikan obat kutu bulat di area kolam dan diamkan hingga beberapa jam.
  • Setelah tahap itu dilakukan,dan untuk menstabilkan air di dalam kolam,maka lakukan pemberian obat kutu bulat ini secara reguler setiap 3 bulan sekali.
  • Pemberian Abate 1 gr per 1000 liter air ini juga sangat dianjurkan untuk membasmi kutu bulat dari dalam kolam,lakukan cara ini setiap bulan sekali agar kutu bulat benar-benar hilang dari dalam kolam dan juga untuk  mencegah serangan kutu jenis lainnya.

PENCEGAHAN KUTU BULAT TAHAP KE 2

Siapkan dimilin bubuk yang biasa dijual eceran dalam sachet sebanyak 2, 3 atau 5 gram saja. Untuk tiap gram yang dipergunakan untuk menjalankan treatment kurang lebih dibutuhkan air sekitar 1000L atau juga bisa 1 ton air. 

1. Kurangi debit volume air,sehingga nantinya ketika akan memakai dimilin dapat diminimalkan secara ekstrim. Dan semisal jumlah air yang ada di kolam menjadi 2000L atau dengan volume yang mudah diukur,maka selama pengobatan ini ikan tidak diberikan makan selama kurang lebih 4-8 hari.

2. Matikan bagian pompa dan juga filter, pada kolam ikan koi,lalu kemudian segera tebarkan bubuk dimilin kedalam kolam sesuai jumlah yang hendak dibutuhkan, lebihkan sedikit juga tidak apa-apa juga,asalkan pompa untuk filter dalam keadaan nonaktif atau mati. Pastikan jug agar aerasi di dalam kolam tetap hidup. 

Segera untuk mematikan pompa ini untuk mencegah agar obat dimilin yang terperangkap di dalam media filter ini dapat bekerja membasmi kutu bulat secara merata,sehingga nantinya obat akan bekerja sebagaimana yang diharapkan.

3. Tunggu hingga Sekitar 2-3 jam,lalu kemudian hidupkan pompa filter.

4. Keesokkan harinya jangan lupa untuk mengganti air sebanyak 5-10%, lakukan cara ini secara berulang-ulang,agar pemberian obat dapat bekerja,seperti yang tersematkan pada instruksi no 2 sampai nomor  3.

5. Kemudian di hari ketiga ini anda biarkan saja kondisi kolam tanpa perlu untuk menggantikan  airnya

6. Pada Hari keempat anda dapat menambahkan air sedikit demi sedikit dan di hari  kelimanya anda sudah bisa menambahkan air sampai ketinggian batas normal.

PENGOBATAN IKAN KOI YANG TERKENA SERANGAN KUTU BULAT

Pengobatan sederhana bisa anda lakukan dengan salah satu cara dibawah ini

  • Yang pertama,anda dapat menggunakan pinset untuk mencabut kutu (jika hanya tampak 1-3 ekor kutu saja)
  • Lalu kemudian anda dapat menambahkan Diflubenzuron dengan takaran 1 ppm per 1000 Liter air.
  • Lalu berikan pula Metrifonate dengan dengan takaran 0,3 – 0,7 ppm.
  • Tambahkan sedikit Dylox dengan takaran 5-10 ppm
  • Untuk yang terakhir ini pastikan anda menggunakan Trichlorfon dengan dosis 0,2 – 0,5 ppm

Pengobatan diatas bisa anda lakukan ketika ikan koi berada di bak karantina,jika hanya sedikit ikan koi yang terinfeksi, namun jika hampir seluruh ikan koi yang ada di dalam kolam terjangkit kutu bulat  ini maka pengobatan di kolam lebih disarankan.

Catatan: Metode pengobatan di atas telah banyak orang yang mempraktekannya dan juga telah direkomendasikan oleh penghobi ikan koi senior lainnya, tanpa menyebabkan kematian berkelanjutan.

Hanya saja para penghobi ikan koi senior ini tidak menyarankan mengikuti cara ini jika ikan koi yang anda pelihara sudah dalam kondisi yang parah/luka-luka dan sistem filter menggunakan media batu jenis ziolit.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *