Ciri-Ciri Penyakit Kutu Jangkar Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Ciri-Ciri Penyakit Kutu Jangkar Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Semua pemelihara ikan koi tentu ingin agar ikan-ikan koi yang ada di kolam mereka selalu dalam kondisi sehat dan juga dapat tumbuh dengan baik. Namun demikian, sebaik apapun dalam hal pemeliharaan ikan koi, maka dapat dipastikan suatu ketika bisa saja terserang hama atau juga jenis penyakit lain.

Ciri-Ciri Penyakit Kutu Jangkar Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Yang mana hal semacam itu dapat merugikan kesehatan ikan koi itu sendiri. Salah satunya yang seringkali menyerang ikan koi adalah jenis penyakit yang sangat populer dengan sebutan Kutu Jarum atau kutu jangkar.

Kutu Jarum atau juga biasa disebut dengan Kutu Jangkar (Anchor Worm) merupakan jenis parasit yang mana secara fisik bisa dilihat dengan mata telanjang, karena kutu ini berukuran cukup besar yaitu antara  1 – 1,5 cm. Mengapa disebut dengan kutu jarum? Sebab memang mempunyai bentuk yang menyerupai seperti jarum,yang menempel di tubuh ikan koi.  

Kutu jarum ini juga dapat disebut sebagai Kutu Jangkar,karena hewan ini cenderung senang menancapkan kepalanya kedalam tubuh ikan koi dengan menggunakan semacam perangkat yang sangat mirip dengan jangkar. Ciri-Ciri Penyakit Kutu Jangkar Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Hewan ini sesungguhnya termasuk ke dalam kelompok Crustacea (udang-udangan) dengan marga genus Lernaea. Untuk luasnya banyak sekali terdapat spesies akan hewan jenis ini, namun yang seringkali ditemukan dapat menyerang ikan koi adalah jenis Lernaea Cyprinacea.

Rangkaian siklus hidup Kutu Jarum ini tanpa melalui inang atau perantara benda  hidup lainnya,dan kutu jarum ini merupakan hewan dengan kategori berpasang-pasangan. 

Yang mana yang menjadi sebuah parasit adalah kutu berkelamin betina, sedangkan kutu jantan akan mati setelah melalui masa kawin. Kutu betina ini,kemudian masuk ke dalam jaringan tubuh pada ikan koi dengan cara menancapkan kepala dengan menggunakan organ tubuhnya yang mirip dengan bentuk jangkar. 

Dengan cara demikian ini,lah,maka Kutu Jarum dapat menghisap cairan darah di dalam tubuh ikan koi dan akibatnya dapat merusak sel-sel penting di tubuh ikan koi atau juga bisa berada di bagian sekitarnya.

Mungkin seringkali anda melihat ada beberapa jenis koi yang berenang tidak beraturan dan senang sekali menggesek-gesekkan badannya ke dasar atau dinding kolam, atau secara tiba-tiba meloncat keluar dari kolam. 

Mungkin saja itu sebagai pertanda bahwa koi anda sedang terkena serangan kutu jangkar. Jika sudah menancap pada tubuh ikan koi, maka cepat atau lambat dapat mengakibatkan radang di bagian sekitarnya dan nantinya akan tampak berwarna kemerah-merahan.

Kutu jangkar ini juga  bisa saja menyerang ke seluruh bagian tubuh koi, yang mana paling dominan adalah organ seperti insang,dan mata. dan kerap juga ditemui di bagian ekor, sirip dan badan koi atau lebih tepatnya di sisi bawah sisik. 

Pada kondisi yang sudah paling parah, maka kutu jangkar ini akan sampai juga ke bagian insang dan membuat ikan koi ini akan mengalami kesulitan untuk bernapas.

Dan bila sudah terjadi kondisi demikian,maka dipastikan ikan koi ini akan terlihat lesu atau juga bisa berdiam diri. Jika tidak segera dilakukan pengobatan secara masif, maka ikan koi ini tak akan dapat bertahan hidup lebih lama lagi.

Pencegahan Kutu Jangkar Pada Ikan Koi

Sebagai upaya pencegahan, selain anda harus senantiasa menjaga agar kualitas air kolam semakin baik, maka anda juga sepatutnya untuk memantau kondisi air kolam secara berkala,atau anda juga dapat menggunakan bantuan cairan kimia lain seperti dipterex yaitu sejenis insektisida organofosfat yang dapat membasmi adanya kutu jangklar dan juga hama parasit lainnya. 

Penggunaan dipterex ini berfungsi untuk mencegah timbulnya parasit di kolam ikan koi yang mana dapat dilakukan selama periode 2 mingguan, dan tentu saja dengan dosis yang tepat. Maka untuk itu alangkah baiknya terlebih dahulu anda membaca dan meneliti tentang petunjuk penggunaa nya,

Jika anda menemukan ikan koi yang terserang kutu jangkar maka yang dapat anda lakukan adalah dengan cara mencabut kutu jangkar tersebut dengan bantuan pinset,agar kutu jangkar yang menempel pada tubuh ikan koi tersebut dengan menggunakan pinset. 

Lakukan hal ini dengan hati-hati agar nantinya jangan sampai kepala kutu jangkar ini masih tertinggal di dalam tubuh ikan koi, sebab secara responsif akan menyebabkan infeksi sekunder yang terjadi pada kepala ikan koi,akibat kepala kutu jangkar masih tertinggal. 

Lalu setelah itu anda dapat  melakukan pencabutan, maka dengan begitu anda dapat meninggalkan luka pada tubuh ikan koi.tersebut. Maka oleh karena itu,jangan lupa untuk memberi  zat kimia yang berupa larutan antiseptik seperti merchurochrome yang mana akan mengobatis secara tuntas pada bagian luka tersebut, untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder.

Pencabutan kutu jarum sebaiknya dihindari jika koi masih kecil atau berukuran dibawah 10 cm. Jangan memaksakan untuk mencabut kutujarum yang ada, sebab koi yang masih kecil belum memilki daya tahan yang cukup terhadap infeksi sekunder lainnya

Koi yang terserang kutu jarum, sebaiknya dipindahkan langsung ke dalam bak karantina dengan rentan waktu semalam dan juga pastikan tetap terjaga dalam rangka pemantauan kondisi ikan koi selama masa pengobatan.

Setelah kutu tersebut dicabut dari tubuh ikan, berikan antibiotik pada akuarium sehingga ikan terhindar dari infeksi. Antibiotik yang dapat anda berikan bisa menggunakan tetrasiklin, amoksilin, atau juga yang lebih sederhana dan mudah di dapat seperti methylene blue yang mana jenis obat tersebut sangat banyak dijual di toko ikan perlengkapan ikan hias.

Bagian yang ditempeli kutu jarum umumnya akan melepuh dan berwarna keputihan, namun setelah perlakuan dengan antibiotik selama beberapa hari, bekas luka tersebut akan sembuh dan kembali normal.

Pengobatan Ikan Koi Yang Terkena Kutu Jangkar:

Menggunakan Dimilin

Untuk pengobatan dengan menggunakan dimilin yang dapat sceara efektif emmbasmi kutu jangkar dan sudah banyak teruji di berbagai usaha budidaya ikan koi

Bagi pehobi ikan koi, tentu tak asing lagi dengan obat ikan yang bernama Dimilin. Dimilin ini dapat dipercaya sangat ampuh untuk memberantas dan membasmi secara menyeluruh berbagai jenis parasit krustasea copepoda seperti Lernaea (Anchor Worm), Ergasilus (belatung insang), Argulus sp. (Kutu ikan). dll

Cara Dimilin bekerja Membasmi Kutu Jangkar

Serangga yang pada dasarnya memiliki exoskeleton (rangka) yang berada di luar tubuh ikan koi,memang bukan tipe serangga yang terdapat di sekitaran kebunm,yang rata-rata mempunyai rangka tubuh,dengan begini maka secara berkala, parasit exoskeleton nantinya akan menua dan terlepas untuk kemudian hari,lalu dapat digantikan dengan yang baru. Komponen utama dari exoskeleton serangga ini adalah zat yang disebut chitin.

Dimilin ​bekerja dengan mengganggu pertumbuhan chitin tersebut. Pada stadium larva, serangga akan  terus makan dan berkembang secara normal sampai mereka melepaskan exoskeleton lama mereka. Namun mereka akan mati karena exoskeleton baru tidak terbentuk dengan baik.

Dosis: 

  • Dosis yang dianjurkan adalah 1 gram/1ton air dan lakukan filterisasi air terlebih dahulu.
  • Masa Pengobatan selama seminggu atau juga bisa 2 minggu (tergantung parah dan tidaknya kutu jangkar di tubuh ikan koi)
  • Perawatan setelah di karantina dengan dimilin,maka anda wajib mendiamkan ikan koi di dalam kolam bersih terlebih dahulu hingga 10 -14 hari tergantung ketahanan parasit yang dada di tubuh ikan koi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *