Ciri-Ciri Penyakit Costia Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Ciri-Ciri Penyakit Costia Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya.

Jenis penyakit  yang disebabkan oleh parasit costia ini memang sangat berbahaya  yang menginfeksi ikan antara lain parasit tak kasat mata atau dalam istilah lain disebut Costia.

Ciri-Ciri Penyakit Costia Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Sebagian besar penyakit yang terjadi pada ikan koi ini berasal dari kualitas air yang buruk yang mana dengan begitu dapat mengakibatkan ikan koi mengalami stress sehingga sistem kekebalan tubuhnya menurun, disisi lain kualitas air yang buruk merupakan tempat sumber penyakit tumbuh dengan baik.

Jenis penyakit yang kerap hinggap di tubuh ikan koi adalah jenis parasit. Banyaknya spesies parasit yang ditemukan pada ikan koi menunjukkan bahwa ikan koi yang berasal dari lingkungan yang kurang sehat dapat terkena parasit costia ini secara cepat.

 Parasit costia ini dapat ditemukan menempel pada tubuh ikan koi dan bisa bervariasi setiap spesiesnya. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi akuarium dan juga kualitas air yang digunakan  sangat rendah. 

Menurut pakar ikan hias,kadar untuk pH yang ideal untuk ikan koi ialah 7,2-7,4 . Sehingga apabila tidak mencapai pH yang ideal ,maka sudah dapat dipastikan dapat menjadi sebuah lingkungan yang mudah tercemar akan parasit seperti costia dan tidak cocok untuk pertumbuhan menyeluruh pada ikan koi. Ciri-Ciri Penyakit Costia Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Parasit Costia merupakan jenis parasit yang menyebabkan pengelupasan sisik ikan Hal ini sesuai dengan pengamatan yang dilakukan peneliti yaitu pada ikan ke-3 sisik ikan yang terkelupas pada beberapa area tubuhnya. 

Adapun penyakit yang ditimbulkan parasit ini menyebabkan sisik terangkat keatas dan akhirnya mengelupas. Pada awalnya penyakit ini hanya menyerang sisik ikan namun pada akhirnya akan merambat keseluruh tubuh pada ikan. 

Tumbuhnya parasit ini kemungkinan besar akibat lingkungan yang kurang baik dan tercemarnya air dalam kolam. Parasit ini umumnya menyerang ikan koi terutama famili Doitsu

Ikan koi yang terjangkit dengan jumlah parasit costia terbanyak rata-rata adalah yang mempunyai usia dewasa,hal itu berdasarkan pada ciri morfologi, bahwa jenis ikan koi yang terserang parasit kasat mata akan menunjukkan ciri-ciri memiliki area bagian bawah berwarna putih (White spot)

Lalu juga diikuti pada bagian sisik yang banyak yang mengelupas,dan juga terdapat adanya area yang berwarna merah hingga adanya beberapa bagian tubuh yang terlihat seperti tertutup tepung. 

GEJALA KLINIS SERANGAN PARASIT COSTIA PADA IKAN KOI

  • Ikan koi akan sering berenang secara liar,dan cenderung menyukai menggosokan badannya ke dinding dan dasar kolam (flashing) atau terkadang juga sering melompat ke permukaan kolam.
  • terdapat beberapa munculnya luka lalu terinfeksi kutu bulat,dan hal itu juga akan terlihat jelas adanya bekas tempat gigitan dengan lapisan lendir secara berlebih.
  • Ikan koi yang terkena kutu  bulat akan cenderung berdiam di sudut atau pancuran pada kolam.
  • Ikan koi akan sering berenang secara liar dan sedikit teler akibat parasit costia yang merajarela ke seluruh organ tubuh ikan koi,dan hal ini cenderung membuat ikan koi akan terasa linglung dan akhirnya muncul bintik kecil berwarna kecil,yang disebut dengan parasit costia
  • Di beberapa kasus ikan koi ini akan kehilangan nafsu makan dan akan terlihat begitu lemas.
  • Jika ikan koi berenang dengan salah satu sirip dan bagian sirp samping ini sedikit membulat,maka parasit costia ini benar-benar sudah mencakup level darurat,maka hal yang anda lakukan hanyalah memantau kondisi ikan terlebih bagian sirip saja,atau juga bisa  pada bagian ekor ikan koi yang mana bagian ekor merupakan tempat yang disukai oleh parasit costia in,maka dengan begitu akan nantinya akan nampak secara detail dan jelas. Jika terdapat bintik bintik berwarna putih susu maka sudah dapat dipastikan bahwa ikan koi terkena penyakit parasit costia yang sedang menempel pada sirip atau ekor ikan koi 
  • Jika sudah dalam level yang parah biasanya ikan koi akan berdiam diri di dasar kolam dan tidak mau makan,ikan koi juga akan tergolek lemas dan justru akan berenang secara terbalik
  • Untuk ciri-ciri lain terdapat semacam bisul dengan adanya bintik yang berwarna putih dan kasus lain juga menjelaskan jika terdapat adanya benjolan kecil berwarna putih yang berisi lendir hasil dari parasit costia itu,maka anda dapat memijat benjolan itu secara perlahan agar keluar lendir itu,dan pastikan juga keluar dari bintik tersebut agar ikan koi cepat sehat.

 Cara Pencegahan Parasit Costia Pada Ikan Koi

Untuk menghindari akan terjangkitnya virus parasit costia,maka ada beberapa tahapan yang perlu anda perhatikan,yakni dengan cara menjaga kadar air di dalam kolam maupun akuarium dan juga selalu perhatikan tingkah laku ikan koi secara seksama,Berikut kami jelaskan tentang pencegahan penyakit costia terhadap ikan koi  

  1. Pastikan agar jumlah ikan koi yang ada di dalam kolam dalam keadaan seimbang;
  2. Pastikan juga bahwa drainase di dalam air kolam lancar tanpa kendala;
  3. Siapkan juga penyaringan dan sirkulasi air yang mana dapat dilakukan secara teratur agar mutu di dalam air tetap terjaga dengan baik
  4. Selalu respon cepat ketika penyakit sedang menjangkit pada tubuh ika n koi secara cepat dan tanggap.
  5. Pastikan juga bahawa anda jangan membuang lumut yang ada pada kolam. Dengan adanya lumut yang menempel pada dinding kolam akan menjaga perut ikan tidak mudah terluka ketika berenang;
  6. Selalu atur suhu di dalam air kolam agar stabil sepanjang hari
  7. Waspadai juga agar kolam ikan koi ini dapat terhindar dari pengaruh paparan sinar matahari secara langsung
  8. Pastikan pasokan akan oksigen selalu ada di dalam kolam

PENGOBATAN IKAN KOI YANG TERKENA SERANGAN PARASIT COSTIA

Pengobatan secara sederhana bisa anda lakukan dengan salah satu cara dibawah ini

  • Yang pertama,anda dapat menggunakan pinset untuk mencabut parasit white spot (jika hanya tampak 1-3 ekor kutu saja)
  • Lalu kemudian anda dapat menambahkan Diflubenzuron dengan takaran 1 ppm per 1000 Liter air.
  • Lalu berikan pula Metrifonate dengan dengan takaran 0,3 – 0,7 ppm.
  • Tambahkan sedikit Dylox dengan takaran 5-10 ppm
  • Untuk yang terakhir ini pastikan anda menggunakan Trichlorfon dengan dosis 0,2 – 0,5 ppm

Pengobatan diatas bisa anda lakukan ketika ikan koi berada di bak karantina,jika hanya sedikit ikan koi yang terinfeksi, namun jika hampir seluruh ikan koi yang ada di dalam kolam terjangkit kutu bulat  ini maka pengobatan di kolam lebih disarankan.

Catatan: Metode pengobatan di atas telah banyak orang yang mempraktekannya dan juga telah direkomendasikan oleh penghobi ikan koi senior lainnya, tanpa menyebabkan kematian berkelanjutan.

Hanya saja para penghobi ikan koi senior ini tidak menyarankan mengikuti cara ini jika ikan koi yang anda pelihara sudah dalam kondisi yang parah/luka-luka dan sistem filter menggunakan media batu jenis ziolit.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *