Ciri-Ciri Penyakit Sirip Merah Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Ciri-Ciri Penyakit Sirip Merah Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya.

Penyakit sirip merah pada ikan koi merupakan jenis penyakit yang sering muncul pada lingkungan yang mana kondisi parameter di dalam air kolam buruk atau juga bisa karena sering muncul pada saat pergantian musim.    

Penyebab penyakit ini adalah bakteri Aeromonas Hydrophila yang mana jenis ini merupakan tergolong bakteri gram negatif yang bersifat patogen. 

Ciri-Ciri Penyakit Sirip Merah Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Bakteri ini hidup di lingkungan kolam dan bersifat oportunis dengan cara menunggu kekebalan ikan menurun,lalu kemudian menginfeksi masuk ke sirip ikan koi dan menyebabkan munculnya bercak merah pada sirip ikan koi.

Pada kondisi normal dimana  kekebalan tubuh ikan koi di bilang cukup baik, maka bakteri penyebab sirip merah ini akan selalu bisa di tangkal sehingga ikan koi tidak terinfeksi. 

Menjaga kualitas air adalah cara yang paling efektif untuk pencegahan,karena kualitas air yang cukup buruk akan mengakibatkan ikan koi menjadi stress yang akhirnya akan berdampak kepada penurunan sistem kekebalan tubuh ikan koi,maka untuk itu kita harus rajin memeriksa kondisi parameter air untuk menjamin agar air tetap selalu sehat.  

Tindakan sterilisasi kolam untuk membunuh bakteri Aeromonas adalah tindakan yang menurut para penghobi adalah hal yang sia-sia,karena pada dasarnya bakteri ini selalu ada di dalam kolam,bahkan tindakan sterilisasi yang sporadis menggunakan senyawa PK (Potasium Permanganat) atau senyawa lain,akan dapat merusak biofilter dan juga keseimbangan di dalam kolam itu sendiri.

Disamping parameter air yang buruk,adanya bekas gigitan kutu pun dapat memicu terjadinya infeksi aeromonas, sehingga diperlukan tindakan secara berlebih untuk menjaga agar kolam terbebas dari serangan kutu dengan cara melakukan treatment kutu setidaknya 3 bulan sekali secara reguler. Ciri-Ciri Penyakit Sirip Merah Pada Ikan Koi Dan Cara Mengobatinya

Penyakit ini cukup ditakuti oleh para pecinta ikan koi, karena relatif sulit disembuhkan dan biasanya ikan koi akan mati dalam tempo yang singkat yakni antara 1-2 minggu,setelah terjangkit.  

Namun,sayangnya kita baru menyadari kalau ikan koi yang kita pelihara akan terjangkit setelah tahap lanjut dimana baru terlihat tanda-tanda fisik ikan koi yang sakit yang mana biasanya merupakan manifestasi infeksi sekundernya , bahkan sering baru ditangani setelah infeksinya akut, padahal penyakit ini semakin mudah disembuhkan jika ditangani sedini mungkin.

Harap diwaspadai juga adanya perubahan suhu yang cukup ekstrim yang dapat membuat ikan koi stress atau juga bisa karena kondisi suhu yang terlalu rendah,dimana penyakit ini sering menjadi wabah di kolam,karena  pada dasarnya ketika suhu berada antara 15-20C maka,bakteri Aeromonas akan mencapai titik puncak metabolisme secara optimal.

Sedangkan kekebalan tubuh ikan koi sedang mengalami penurunan yang cukup drastis, maka dengan ini terdapat sedikit celah masuk Aeromonas ke tubuh ikan koi,dan menyerang bagian sirip sebelum menyelinap di tubuh ikan koi walaupun demikian,pastikan juga parameter air di dalam kolam ini dengan kondisi yang cukup baik (Aeromonas Alley) , sehingga disarankan untuk siap siaga dan melakukan tindakan pencegahan.

GEJALA IKAN KOI TERKENA PENYAKIT SIRIP MERAH

Ketika bakteri Aeromonas mulai menginfeksi tubuh dan juga sirip ikan koi, maka ikan koi akan menunjukan gejala-gejala sebagai berikut:

Tahap Awal (1-2 hari setelah infeksi)

  • Gejala awal ikan koi akan sering berdiam dan cenderung malas bergerak walaupun masih memiliki nafsu makan yang dibilang cukup baik.
  • Selanjutnya ikan koi akan berdiam di dasar kolam dan terkadang lebih menyukai menyendiri dan memisahkan diri dari kawanannya.
  • Tubuh ikan koi akan memproduksi lendir (mucus) secara berlebihan,sehingga warnanya terlihat cenderung kusam.

Tahap Lanjut (2-5 hari setelah infeksi)

  • Ikan koi ini akan kehilangan nafsu makan.
  • Muncul warna merah disekitar lembar sirip dan juga ada di bagian pangkal sirip dan terkadang juga disertai pembengkakan.
  • Terjadi kerusakan pada bagian sirip-sirip ikan koi.
  • Terjadi pembengkakan pada bagian perut di bagian bawah.
  • Sisik ikan koi akan memar dan juga berdarah
  • Muncul luka/ulcer atau iritasi yang berada pada bagian sekujur tubuh ikan koi.

Tahap Akut (5-7 hari setelah infeksi)

  • Ikan koi akan kesulitan dalam bernafas,sehingga sering berdiam  diri di bawah pancuran.
  • Pada kondisi seperti ini,maka ikan koi akan sering melakukan yang gerakan tidak terkontrol atau biasa kejang-kejang.

PENCEGAHAN PENYAKIT SIRIP MERAH PADA IKAN KOI

  • Selalu rutin untuk menjaga agar parameter di dalam air kolam tetap stabil dan pastikan ikan koi dalam kondisi sehat,agar ikan koi tidak mudah stress.
  • Pastikan agar tidak memasukan ikan koi baru tanpa melalui proses karantina terlebih dahulu,karantina yang cukup baik  sekitar minimal 7 hari,hal ini ditujukan karena infeksi sirip merah ini memiliki masa laten 5 hari.
  • Jika didapati ikan koi sudah terinfeksi dengan ciri-ciri diatas,maka hal selanjutnya adalah segera pindahkan ke bak karantina untuk dilakukan pengobatan secara intensif, ikan koi yang masih dalam kondisi sehat yang ada di kolam diberi pakan yang terbuat dari 1 kg pelet yang sudah dicampur dengan  3-5 gram Oxytetracycline
  • Segera mengurangi dalam penggunaan probiotik untuk menekan pertumbuhan bakteri di kolam
  • Penggunaan Ozone untuk kolam juga sangat disarankan guna mendapatkan air yang lebih steril.
  • Gunakanlah lampu UV untuk menekan pertumbuhan bakteri di kolam agar tidak tumbuh secara besar-besaran.

PENGOBATAN IKAN KOI YANG TERKENA PENYAKIT SIRIP MERAH

 Tahap pengobatan ini dapat dilakukan dengan dengan cara sebagai berikut:

  • Oral treatment,yang mana dapat dilakukan dengan cara sedikit mencampurkan antibiotik ke dalam pakan, yang mana cara ini hanya efektif pada ikan yang baru terinfeksi atau paling tidak 1 hari setelah terinfeksi sirip merah.
  • Lalukan tahapan perendaman ke dalam air yang sudah berisi dengan antibiotik (untuk infeksi tahap lanjut)
  • Pakaialah juga Injeksi antibiotik yang berfungsi untuk infeksi ikan yang sudah pada tahap akut

Jenis Obat-Obatan untuk penyakit sirip merah atau membasmi bakteri Aeromonas adalah menggunakan senyawa yang  banyak mengandung beberapa atau bisa dengan salah satu bahan dibawah ini:

  • Terramycin / Oxydetracycline
  • Baytril/Enrofloxacin perin
  • Nitrofurazone red two
  • Sodium Sulfamerazine whyred
  • Sodium Nifurstyrenate bioglin
  • trimethoprim-sulphadilamyd

Pengobatan dengan cara diatas,dapat digabungkan dengan menggunakan Kloramin dengan dosis rendah yakni sekitar 1 gr per 1000 liter air atau juga bisa anda lakukan untuk tahap menyembuhkan infeksi sekunder terhadapap penyakit ini. 

Agar diperhatikan secara seksama,bahwa pada umumnya antibiotic ini dapat mengakibatkan bakteri menjadi sebuah imun agar diperhatikan betul dosisdan juga takarannya.

DOSIS DAN ATURAN PAKAI

Oral Threatment

  • Masukan 2 gram Oxytetracycline/Enrofloxacin untuk per 1 kg berat badan ikan koi,lalu campurkan ke pakan/pelet dan diberikan secara bertahap dalam kurun waktu 10 hari,pengobatan ini hanya efektif jika ikan masih memiliki nafsu makan.

Perendaman

  • Rendam KOI kedalam larutan yang mengandung antibiotik tersebut diatas dengan dosis sesuai takaran produk obat yang beredar dipasar, penambahan garam dengan dosis 3 kg per 1 m3 air sangat disarankan.  Pengobatan dilakukan selama 5-10 hari, jika dalam 10 hari belum sembuh pengobatan harus dihentikan sementara waktu dan lakukan pengobatan dengan antibiotik jenis lain.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *